Minggu, 30 Juli 2017

3 Partai di Sidoarjo Tolak Pembangunan Gedung Terpadu Rp 800 Miliar


Tiga partai di Sidoarjo menolak rencana Bupati Saiful Illah membangun Gedung Terpadu Pemkab Sidoarjo senilai Rp 800 Miliar. Penolakan itu dilakukan tiga partai melalui spanduk.

Spanduk penolakan datang dari PDI, PKS dan PAN. Tiga spanduk penolakan gedung terpadu setinggi 17 lantai itu dipasang di Jalan raya Jenggolo, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Magersari tepatnya di Perum Taman Tiara jalan Lingkar Barat Sidoarjo, Minggu (30/7/2017).

Kalimat yang tertulis di tiga spanduk ukuran 4 kali 1,5 meter tersebut intinya sama-sama menolak rencana Bupati Sidoarjo Saiful Illah yang akan membangun gedung 17 lantai dengan dana Rp 800 Miliar.

Spanduk yang dipasang PDIP bertuliskan 'Tolak!!! Gedung 800 Milyar". Lalu spanduk PAN bertuliskan "PAN Bersama Rakyat Menolak Pembangunan Gedung 800 Milyar, Frontage Road Segera Dituntaskan Mben Darjo Ga Macet". Sedangkan spanduk milik PKS, "Tolak!!! Pembangunan Gedung Pemkab, Wong Darjo Butuh Rumah Sakit"










Sayangnya, saat detikcom mencoba mengkonfirmasi pemasangan spandu penolakan ke Bangun Winarso anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi PKS, meski ada nada sambung namun handphonenya tidak diangkat.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi, spanduk-spanduk penolakan itu yang diperkirakan dipasang pada malam hari itu menghilang sekitar pukul 15.30 WIB sore tadi.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana membangun gedung pelayanan terpadu setinggi 17 lantai. Pembangunan gedung ini diprediksi menelan biaya Rp 800 miliar.

Gedung tersebut rencananya digunakan untuk kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sidoarjo. Sebab selama ini, kantor SKPD berpencar di beberapa lokasi. Dengan adanya gedung pelayanan terpadu, diharapkan pelayanan masyarakat lebih mudah.

4 komentar:

Posting Komentar